Assalammualaikum wr,wb.
Sebuah kisah masalalu ku tentang sahabat ku yang pernah ku Abaikan.
Dulu ketika masih kelas 3 SD aku mempunyai seorang sahabat sebangku di sekolah, ia merupakan sahabat yg selalu menemani ku kemana pun aku pergi saat suka maupun duka ia ada disampingku. Aku ingat dia selalu tersenyum dengan ramah nya padaku tak pernah mengecewakan ku, ia yang ada saat ku membutuhkan nya tak pernah hilang dariku, disaat jajan, mengobrol, bercanda tawa pun selalu bersama, aku ingat saat ia memberikan sebuah kado kecil yg begitu berharga buatku aku pun menerimanya, tapi sepertinya aku bukan sahabat yg baik karna aku pernah mengabaikan nya dan tidak peduli dengan nya. Waktu pun berjalan tak terasa semakin cepat dari detik, jam, bulan dan bahkan tahun pun aku lewati bersama nya rasanya begitu menyenangkan. Ketika Aku berada di kelas 5 awal masuknya sekolah dimana setelah pada hari itu adalah hari perpisahan bagiku dengan sahabatku aku tidak tau apa yg harus aku lakukan aku begitu egois karna aku tak sempat mengatakan apapun ketika ku pindah sekolah karna ku tidak memikirkan sahabat ku itu dan aku pun mengabaikanya Lagi. Waktu pun berjalan ketika aku di smp tepat nya di kelas 7, tak kusangka aku bertemu dengan nya lagi pada saat sekolah ku pergi untuk berenang dan sekolah ia pun juga pergi berenang di tempat yg sama dengan ku, sehingga kami bertemu dgn nya, tapi ntah mengapa aku enggan berbicara dgn nya aku hanya berbicara dgn nya sebentar aku merasa dia begitu bhagia bertemu denganku tapi aku malah bersikap biasa saja. Aku mengabaikanya lagi dan lagi.
Sepertinya sampai disini dulu ceritanya akan ku lanjutkan nanti di postingan selanjutnya.
Terimakasih:)
wassalammualaikum wr,wb.
Sebuah kisah masalalu ku tentang sahabat ku yang pernah ku Abaikan.
Dulu ketika masih kelas 3 SD aku mempunyai seorang sahabat sebangku di sekolah, ia merupakan sahabat yg selalu menemani ku kemana pun aku pergi saat suka maupun duka ia ada disampingku. Aku ingat dia selalu tersenyum dengan ramah nya padaku tak pernah mengecewakan ku, ia yang ada saat ku membutuhkan nya tak pernah hilang dariku, disaat jajan, mengobrol, bercanda tawa pun selalu bersama, aku ingat saat ia memberikan sebuah kado kecil yg begitu berharga buatku aku pun menerimanya, tapi sepertinya aku bukan sahabat yg baik karna aku pernah mengabaikan nya dan tidak peduli dengan nya. Waktu pun berjalan tak terasa semakin cepat dari detik, jam, bulan dan bahkan tahun pun aku lewati bersama nya rasanya begitu menyenangkan. Ketika Aku berada di kelas 5 awal masuknya sekolah dimana setelah pada hari itu adalah hari perpisahan bagiku dengan sahabatku aku tidak tau apa yg harus aku lakukan aku begitu egois karna aku tak sempat mengatakan apapun ketika ku pindah sekolah karna ku tidak memikirkan sahabat ku itu dan aku pun mengabaikanya Lagi. Waktu pun berjalan ketika aku di smp tepat nya di kelas 7, tak kusangka aku bertemu dengan nya lagi pada saat sekolah ku pergi untuk berenang dan sekolah ia pun juga pergi berenang di tempat yg sama dengan ku, sehingga kami bertemu dgn nya, tapi ntah mengapa aku enggan berbicara dgn nya aku hanya berbicara dgn nya sebentar aku merasa dia begitu bhagia bertemu denganku tapi aku malah bersikap biasa saja. Aku mengabaikanya lagi dan lagi.
Sepertinya sampai disini dulu ceritanya akan ku lanjutkan nanti di postingan selanjutnya.
Terimakasih:)
wassalammualaikum wr,wb.